Pesona Objek Wisata Sejarah di Kabupaten Sinjai

  • Wahyudi Ishak Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
  • Ahmadin Ahmadin Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
  • Najamuddin Najamuddin Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar
Keywords: Enchantment, Historical Tourism, Sinjai Regency

Abstract

This study aims to determine the potential of historical attractions in Sinjai Regency, the development of historical tourism in Sinjai Regency 2008-2016, and the impact of historical tourism on the communities around the site, the government and tourists. The method used in the research and writing of this thesis is a historical research method, which includes: heuristics, source criticism, interpretation and historiography. The techniques used in data collection are observation, interview and literature study techniques. The results of this study indicate that Sinjai as a Level II Region in South Sulawesi has tourism potential that is not inferior to other regions. The Batupake Gojeng Archaeological Park, the Karampuang Indigenous Area, and the Balangnipa Fort are one of the historical tourist destinations offered by Sinjai Regency. Although the Tourism and Culture Office of Sinjai Regency was only established in 2017, activities in the tourism sector will continue to be carried out in previous years. The three historical attractions have their respective developments both in terms of facilities and infrastructure to the number of visitors. The contribution of each element in the development of the historical tourism sector in Sinjai Regency is something that needs to be improved. Based on the results of this study it can be concluded that the historical attractions in Sinjai Regency have an impact on the socio-cultural, educational and economic sectors for the local government and the people who live around the site.

References

Aini, W., Ridwan, M., & Emrizal, E. (2019). Perencanaan Paket Wisata Sejarah Lembah Bakkara Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan Sumatera Utara. PUSAKA (Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event), 1(2), 59–63.
Gottschalk, L. (1986). Mengerti Sejarah. Jakarta: UI Press.
Haki, A. N. A. (2018). Promosi Pemasaran Potensi Industri Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sinjai. Kareba: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 281–288.
Hermansyah, F. I. (2017). Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sinjai.
Hermawan, H. (2016). Dampak pengembangan Desa Wisata Nglanggeran terhadap ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105–117.
Kartodirdjo, S., & Pusposaputro, S. (1992). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Gramedia Pustaka Utama.
Kroesen, C. A. (1906). Memorie van Overgave van het Bestuur Over Het Gouvernement Celebes en Onderhoorigheden. Koleksi Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar ilmu sejarah. Bentang Pustaka.
Marwati, M. (2016). Eksistensi Situs Batu Pake Gojeng di Kabupaten Sinjai (1979-2015). Pascasarjana.
Meldawati, M., & Lottong, L. (2018). Penelusuran Transformasi Bentuk Arsitektur Tradisional Rumah Adat Karampuang. Jurnal Techno Entrepreneur Acta, 1(1).
Noviana, A. (2019). Pengembangan Perangkat Penilaian Keterampilan Kolaborasi dan Komunikasi Berbasis Project Based Learning. Universitas lampung.
Nuraimma, N. (2018). Strategi Pengembangan Potensi Objek Wisata Rumah Adat Karampuang Terhadap Sosial Budaya Masyarakat di Desa Tompobulu Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai.
Permadi, R., Rachwibowo, P., & Hidajat, W. K. (2014). Potensi Situs-Situs Warisan Geologi di Area Kars Gunung Sewu sebagai Pendukung dan Peluang Pengembangan Geopark di Indonesia untuk Aset Geowisata Kreatif. Geological Engineering E-Journal, 6(2), 586–601.
Richardson, J. I., & Fluker, M. (2004). Understanding and managing tourism. Pearson Education Australia.
Rochayati, S. (2010). Jatuhnya benteng Ujung Pandang, Makassar pada Belanda (VOC).
Salma, I. A., & Susilowati, I. (2004). Analisis permintaan objek wisata alam Curug Sewu, Kabupaten Kendal dengan pendekatan travel cost. Jurnal Dinamika Pembangunan (JDP), 1(Nomor 2), 153–165.
Simanjuntak, B. A., Tanjung, F., & Nasution, R. (2017). Sejarah pariwisata: menuju perkembangan pariwisata Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Sinjai, B. P. S. (2005). Kabupaten Sinjai Dalam Angka 2005/2006. Badan Pusat Statistik Kabupaten Sinjai. Sinjai.
Sjamsuddin, H., & Nursam. (2007). Metodologi sejarah. Ombak.
Spillane, J. J. (1991). Ekonomi pariwisata: sejarah dan prosepeknya. Kanisius.
Suhartono, W. P. (2010). Teori dan Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sunjayadi, A. (2017). Dari Vreemdelingenverkeer ke toeristenverkeer: dinamika pariwisata di Hindia Belanda 1891-1942= From Vreemdelingenverkeer to toeristenverkeer tourism dynamics in the dutch East Indies 1891-1942.
Trismawati, T. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Nilai Ekonomi Objek Wisata Taman Purbakala Batu Pake Gojeng Kabupaten Sinjai. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Vlekke, B. H. M. (2008). Nusantara: Sejarah Indonesia. Kepustakaan Populer Gramedia.
Wawancara Akbar. (2019). Pariwisata di Sinjai. Sinjai.
Published
2020-05-03
How to Cite
IshakW., AhmadinA., & NajamuddinN. (2020). Pesona Objek Wisata Sejarah di Kabupaten Sinjai. Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event, 2(2), 98-110. https://doi.org/10.33649/pusaka.v2i2.54